Tampilkan postingan dengan label mbah slamet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mbah slamet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2013

Bertapa di kuburan



Bertapa di kuburan

Beberapa hari yang lalu ada orang yang bertanya padaku, mas kok kamu itu seneng banget sih pergi ke kuburan, merenung (bertapa) di kuburan, pikiran suntuk pergi ke kuburan, apa jangan-jangan kamu ini seorang penyembah kuburan ya ?

He he he, aku jawab pertanyaan itu dengan pertanyaan yang sama, lha mas sendiri itu kok seneng banget pergi ke mall, merenung di mall, pikiran suntuk pergi ke mall, apa jangan-jangan kamu ini seorang penyembah mall ya ?

He he he, dia cuman geleng-geleng kepala... antara bingung dan terbukanya sebuah kesadaran baru.

Gini lho mas, aku jelasin ya, kenapa aku ini senang banget pergi bertapa di kuburan, karena kuburan mengingatkanku pada kematian, mengingatkan bahwa aku pun nantinya akan mati, jadi tidak perlu menyombongkan apa pun karena kesombongan itu tidak berguna setelah kita mati,
Nah kalau kita ingat bahwa kita akan mati dan setelah mati itu akan ada perhitungan amal perbuatan kita maka maka kita tidak akan berani melakukan hal-hal yang dilarang agama, karena itu pasti nanti ada perhitungannya.
Manusia itu kan tempatnya salah dan lupa, artinya seringkali perbuatan salah itu kita lakukan karena kita lupa bahwa perbuatan kita itu akan ada perhitungan amalanya, pengingat yang paling baik itu adalah kematian, dan karena kita ini mudah lupa bahwa kita ini akan mati juga maka aku memerlukan sesuatu hal yang cukup kuat untuk memicu ingatanku akan kematian, ingatan bahwa akau akan mati, dan menurutmu dimana tempat yang paling kuat sinyalnya untuk memicu ingat mati di mall atau di kuburan ??? ,
kalau untuk aku pribadi sih pilih kuburan, memang benar bahwa kita bisa mengingat mati di mana saja bahkan di mall,he he he tapi aku belum bisa tuh di mall untuk mengingat kematian, saat di mall melihat spg cantik, barang-barang mewah , makanan enak, trus aku bilang “luar biasa inilah kenikmatan dunia yang akan hilang dan tidak dibawa mati, kamu akan mati jadi jangan terlena menikmati dunia ini”, he he he maaf-maaf aja ya aku belum bisa, kalau kamu mungkin sudah bisa.

Bertapa dkuburan itu lebih mudah, karena godaan nafsu di kuburan lebih sedikit, jadi kita bisa menahan nafsu atau mengendalikan nafsu kita lebih mudah di bandingkan di mall.
Apalagi kalau bertapa (pelatihan mengendalikan nafsu) ini di lakukan di kuburan orang soleh, akan lebih hebat lagi karena kita bisa mencontoh mereka dan berharap jadi orang soleh....

Kamis, 02 Mei 2013

jangan iri


sebuah nasehat dari mbah slamet :

"jangan iri saat seorang "guru" atau kyai tidak mengajarimu ilmu tertentu sementara temanmu diajari olehnya. percayalah, seorang guru lebih tahu ilmu apa yg cocok untukmu, barangkali dia khawatir kalau kamu diberi ilmu yg lebih banyak saat ini, dengan kondisi kejiwaanmu yg belum dewasa dan bijaksana, maka di khawatirkan kamu bisa jadi 'iblis' berikutnya.....

kamu tahu bahwa iblis itu adalah mahkluk yg ilmunya tinggi, amalnya juga hebat karena hampir semua tempat di surga pernah dijadikan tempat sujudnya, tapi karena merasa ilmunya tinggi dan lebih berpengetahuan dari mahkluk yg lainnya maka dia berani mempertanyakan perintah gusti alloh supaya dia sujud kepada adam, meskipun dia mendebat dengan logika berpikir yg sepertinya benar dan masuk akal, namun dia lupa satu hal bahwa gusti alloh itu lebih mengetahui, lebih berilmu, lebih mengetahui apa yg akan terjadi di masa depan daripada apa yg diketahui oleh iblis itu, dia juga lupa bahwa gusti alloh punya kuasa untuk membuat segala sesuatu sesuai kehendaknya.

sedikit ilmu yg dimilki iblis itu telah membuatnya merasa lebih tinggi dari malaikat yg lain sehingga dia jadi takabur.

karena itulah ilmu itu pun harus diajarkan kepada orang yg tepat, kepada orang yg memang sudah siap untuk menerimanya, karena semua ada tanggung jawabnya."

Selasa, 30 April 2013

rahasia berzikir


......... rahasia berzikir kepada alloh swt........

pada suatu hari aku mengunjungi seorang "guru", dan kebetulan disana aku menyaksikan seorang murid yg sedang protes kepada gurunya,
si murid merasa diperlakukan tidak adil, dia pun protes, "wahai guru, engkau sungguh tidak adil, kau memberi pelajaran rahasia kepada si fulan sedangkan aku tidak akau ajari?, kau menyuruh aku berzikir ribuan kali tapi aku tidak mendapatkan hasil apa-apa, sedangkan si fulan itu dia punya kemampuan lebih dibandingkan aku, dia bisa melihat apa yg tidak bisa aku lihat".

sang guru pun berkata, "cobalah kau tanya kepada si fulan apakah benar tuduhanmu itu?"

kemudian si fulan yg kebetulan ada disitu pun mulai bicara, "maaf sobat, guru tidak pilih kasih, engkau juga mengamalkan apa yg aku amalkan, kau juga berzikir dengan zikir yg sama yg aku lakukan, aku sendiri tidak tahu kenapa hasilnya bisa berbeda, cobalah minta nasihat dari guru".

akhirnya sang guru pun mulai menjelaskan, "kemampuan lebih yg didapatkan temanmu itu hanyalah bonus saja, hanya sebagian dari buah dari zikirnya,
buah itu tergantung dari pohonnya, kalau pohonnya bagus dan kokoh maka biasanya dia juga berbuah bagus, tetapi kalau pohonnya rapuh dan lemah maka biasanya dia tidak berbuah,
ingatlah bahwa buah itu sendiri bukanlah tujuan, karena kalau pohonnya dirawat dengan bagus maka itu sudah luar biasa, mau dia berbuah atau tidak itu bukan masalah, karena pohon itu sendiri sudah bagus dan sudah berguna, cuman biasanya kalau pohonnya bagus dan kokoh maka dia biasanya berbuah yg bagus dan indah juga.

lah kamu sendiri apa sudah mengurusi pohon kamu, apa kamu benar benar sudah menanam bibitnya ?,
kok yg aku lihat kamu malah belum menanam bibitnya apalagi memelihara pohonnya supaya kokoh dan berbuah ?"

"memang benar kamu telah berzikir, tetapi sebenarnya kamu baru sampai kepada membaca zikir, kamu belum melakukan zikir itu sendiri".

zikir kepada alloh itu bukan sekedar ungkapan sastra/puisi, nyayian, atau pun hitungan-hitungan lafadz, melainkan suatu hakikat yang diyakini di dalam jiwa dan merasakan kehadiran alloh di segenap keadaan, serta berpegang teguh dan menyandarkan hidup dan matinya hanya untuk alloh semata".

"adapun hitungan-hitungan lafal zikir dengan jumlah tertentu itu hanya merupakan bagian dari sarana zikrulloh, bukan zikir itu sendiri, yaitu dalam rangka menuju penyerahan diri (lahir dan batin) kepada alloh.
tidak ada kemuliaan yang lebih tinggi daripada zikir dan tidak ada nilai yang lebih berharga dari usaha menghadirkan alloh dalam hati, bersujud karena keagungannya, dan tunduk kepada semua perintahnya serta menerima setiap keputusannya yang maha bijaksana".

"zikir kepada alloh bukan hanya sekedar menyebut nama alloh di dalam lisan atau di dalam pikiran dan hati. akan tetapi zikir kepada alloh ialah ingat kepada asma, sifat dan af'alnya. kemudian memasrahkan kepadanya hidup dan mati kita, sehingga tidak akan ada lagi rasa khawatir dan takut maupun gentar dalam menghadapi segala macam mara bahaya dan cobaan."

"lah bagaimana dengan zikirmu yg kamu lakukan sambil nonton tv itu?,

karena prihatin dengan keadaanmu itu maka aku pun menambahi jumlah hitungan yg harus kamu lakukan sampai 700ribu kali dengan maksud supaya kamu lebih serius melakukan zikir, dengan jumlah hitungan sebanyak itu maka kamu tidak akan bisa melakukan zikir sambil nonton tv lagi, akhirnya kamu mau tidak mau harus berzikir secara serius,
tetapi itu pun belum masuk zikir yg sebenarnya karena kamu hanya berfokus untuk secepatnya menyelesaikan jumlah kewajiban hitungan itu,
kamu melupakan hal yg paling penting, yaitu saat kamu sedang berzikir, maka sebenarnya kamu sedang berhadapan dengan gusti alloh,
karena kamu melupakan itu maka kamu berzikir dengan lalai, dengan seenaknya sendiri, tidak sopan santun kepada gusti alloh,
ini berbeda dengan temanmu itu, saat ia mulai berzikir maka dia melakukan dengan kesadaran bahwa dia sedang menghadap sang maha diraja raja seluruh alam semesta, karena itu dia berzikir dengan santun, dengan hati-hati dan tidak berani memikirkan hal lain, karena dia sedang berada di hadapan gusti alloh yang maha mengetahui segalanya.

apakah kamu sudah paham dimana letak kekuranganmu ?"

sang murid pun dengan merasa malu, akhirnya minta maaf kepada gurunya dan mulai lagi pelajaran dari dasar dasar itu.

aku pun jadi malu karena selama ini sering berzikir dengan lalai dan tidak sopan, inilah manfaatnya sering mengunjungi orang alim, jadi bertambah pengetahuan, mungkin kita pun dulu sudah pernah mendapat pengetahuan ini, namun menjadi berbeda rasanya saat kita berjumpa dengan orang yg benar benar memahaminya, rasanya pengetahuan itu disegarkan kembali dan lebih mudah dimengerti.
karena itu sobat, sering seringlah mengunjungi seorang guru atau kyai atau orang alim, he he he siapa tahu kita mendapat tambahan penegetahuan baru atau menjadi lebih paham dengan penegtahuan yg sudah kita miliki.

Minggu, 21 April 2013

lik pardi wedus


...... lik pardi wedus.......

Gusti alloh itu kadang aneh dan sulit ditebak maunya..... dan tentu saja tidak semua kemauan kita itu akan diberi persis seperti yg kita inginkan, kadang diganti dengan yg lebih baik atau lebih kurang memuaskan, atau malah diberi sesuatu yg tidak seperti yg kita inginkan, tapi yakinlah bahwa apa pun pemberian gusti alloh itu adalah yg terbaik buat kita , yang paling tepat sesuai dengan waktu dan keadaan kita pada saat menerimanya.

Ha ha ha, lha gimana tidak aneh tho, lha wong aku itu berdoa minta supaya hari ini diberi seorang guru yg baik, he he he dikasih sih,tapi tidak seperti dugaanku, yg aku inginkan itu seorang guru yg berwibawa memakai jubah putih dan bersorban kayak di film pilem itu lho.... he he he, lha kok yg dikirim malah lik pardi wedus, seorang gembala kambing.... tampangnya juga tidak meyakinkan sih, tapi ternyata setelah dia bicara akau jadi terpesona dengan ilmunya....., dia bilang begini :

Manusia itu seringkali dikendalikan nafsunya, lha ini kan kebalik, harusnya manusia itu yg mengendalikan nafsunya...... ketahuilah bahwa nafsu manusia itu ya seperti wedus-wedus itu (kambing), kambing atau wedus itu kan sifatnya malas, trus kalau udah lapar maunya teriak teriak minta diberi makan, trus dia tidak punya aturan, apa pun maunya ya dimakan aja....

Kambing itu cuman mau pergi dari tempatnya kalau ada keuntungannya, misalnya dia cuman mau jalan mengikuti kita kalau kita pegang rumput/makanan di depannya, trus baru dia jalan mengikuti, sama seperti nafsu manusia, dia mau melakukan amal ibadah cuman kalau ada hadiahnya, setiap disuruh ibadah pasti tanya dulu nanti pahalanya apa, dia lupa kalau selama ini yg dia punya itu dari siapa?,

Kambing itu juga sulit diatur, kalau sudah melihat rumput maka dia tidak peduli lagi itu milik siapa, ada dipekarangan siap ya disikat saja, karena itu seorang penggembala kambing perlu membawa pecut untuk mengingatkan bahwa dia dilarang makan rumput yg bukan untuknya atau bukan miliknya. Itulah nafsu manusia

Kemudian setelah puas makan rumput di daerah gembalaan maka dia pun mulai sombong dan berlagak pula, sudah waktunya di ajak pulang ke kandang malah tidak mau, kalau sudah begini maka diiming imingi hadiah rumput pun sudah tidak tertarik lagi, sama seperti nafsu manusia, kalau dia hidup enak di dunia, hidup serba nikmat, maka saat sudah waktunya kembali ke alam yg seharusnya malah tidak mau, he he he maunya sih hidup selamanya di dunia, meskipun sudah di iming imingi pahala atau hadiah yg akan dia dapatkan di surga, tetapi maunya sih tetap berlama-lama di dunia.... he he he akhirnya ya mau tidak mau harus di pecut juga biar sadar....

He he he , luar biasa ternyata lik pardi wedus itu hebat juga ilmunya, aku jadi malu karena telah meremehkan dia cuman karena dari penampilannya saja.
seorang guru terkadang kita temukan ditempat tempat yg tak terduga dan penampilannya pun kadang ya cuman seperti itu saja.
Jangan pernah meremehkan orang dan yakinlah bahwa dari setiap orang yg kita temui itu pasti kita bisa belajar sesuatu hal darinya, baik kebijaksanaannya maupun mungkin kesalahan kesalahan yg pernah dilakukannya.

Rabu, 10 April 2013

mas doel mencari laila


........ kisah mas doel mencari laila .......

pada suatu hari, mas doel pergi dari desanya, sampailah dia di sebuah kota kecil yang aman dan tentram, orang - orang disana menyebutnya sebagai kota terlarang. di kota ini mas doel banyak bertemu teman teman baru dan banyak orang alim juga, akhirnya mas doel pun mulai menyukai kota terlarang ini dan mulai tinggal disana.

pada suatu hari mas doel mendengar cerita dari teman temannya dan beberapa orang bijak disitu tentang laila, laila adalah seorang gadis yang sangat cantik dan mempesona, keindahannya sulit untuk digambarkan, katanya bahkan perhiasan terindah di kota ini pun belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan keindahan laila. menurut orang -orang yg pernah bertemu dengan laila, setiap saat bertemu laila itu seperti di surga rasanya, waktu seperti berhenti berputar dan terasa kenikmatan yg luar biasa, hanya memandang laila dari jauh aja keindahannya sangat luar biasa dan tidak bisa dilupakan bertahun tahun lamanya.

karena seringnya mendengar tentang keindahan laila, maka mas doel pun mulai tertarik dan ingin mengetahui lebih banyak tentang laila, maka dia pun menemui orang orang yg pernah mengenal atau bertemu dengan laila, semakin lama rasa tertariknya menjadi menggebu-gebu dan sudah tidak tertahankan lagi, meskipun belum pernah bertemu dengan laila secara langsung, meskipun cuman mendengar tentang keindahan laila, apa daya mas doel sudah jatuh cinta kepada laila. siang malam dia terus membayangkan akan bertemu laila, dia pun mulai menyebut nyebut nama laila setiap pagi sore malam, bahkan setiap saat dia selalu menyebut dan memanggil nama laila, dalam setiap keadaan dia selalu memanggil laila, sehingga orang - orang pun mulai menduga bahwa ia telah menjadi gila alias gendeng, yah begitulah maka mas doel pun mulai dikenal sebagai orang yg gila atau tergila-gila kepada laila. yah begitulah mereka yg tidak menegerti apa arti cinta maka mengira mas doel sudah gila, sedangkan bagi mereka yg pernah jatuh cinta maka dia mengerti betul bahwa apa yg dilakukan mas doel itu wajar saja, bahkan mereka menyuruh mas doel untuk lebih sering lagi menyebut nama laila, setiap saat setiap waktu selalu menyebut nama laila.

akhirnya cerita kegilaan mas doel itu sampai juga kepada laila, maka laila pun mulai mencari tahu siapa itu mas doel, maka diam diam laila pun mengirim utusan untuk menemui mas doel, dia memberi pesan bahwa mas doel akan bisa bertemu dengannya dengan syarat dia datang seorang diri saja dan tidak ada orang lain bersamanya dan tidak boleh ada nama lain di hatinya kecuali hanya nama laila.

ternyata pesan laila ini juga di dengar oleh teman teman mas doel, maka mereka pun mulai mengikuti apa yg dilakukan oleh mas doel. maka masing masing berangkat ke rumah laila tanpa ada yg saling mengetahuinya. namun setelah mereka semua sampai di rumah laila yg begitu besar dan indah, mereka mulai melupakan laila, mereka malah mengagumi rumah laila, sehingga saat mereka lupa bahwa tujuan mereka datang ke situ adalah untuk bertemu laila, mereka sibuk mengagumi rumah laila sehingga lupa dengan laila.

namun mas doel tidak sama dengan mereka, di hati mas doel hanya ada nama laila, selain laila maka sudah dianggap tidak ada, setiap detik setiap saat, setiap waktu, setiap tempat, hanya ada nama laila, sehingga saat sampai di rumah laila pun mas doel tidak tergoda, memang rumah laila sungguh indah, dan mas doel pun menjadi semakin tertarik dengan laila, bayangkan saja jika rumahnya aja seindah ini, maka laila itu pasti jauh lebih indah dari ini, mas doel pun terus memanggil manggil laila.

dan ujian terakhir dari laila pun tiba, mas doel ditanya apakah dia bersedia membunuh dirinya untuk bertemu laila ?, apakah dia akan menerima laila apa adanya seandainya laila tidak seperti apa yang dibayangkan olehnya ?
karena cintanya sudah menggebu nggebu, maka mas doel pun menyanggupi syarat itu.
dan akhirnyamas doel berhasil bertemu laila, yang ada hanyalah kebahagian yg luar biasa bisa bertemu dengan laila yg selalu dirindukannya.

...............................................................................................
yah begitulah kisah seorang pecinta, mas doel atau mas doel adalah seorang pecinta ilahi, dia terus mencari jalan menuju gusti alloh, dia harus membuktikan cintanya kepada gusti alloh. salah satu bukti cinta adalah dia menyebut nama alloh disetiap waktu, setiap saat, setiap tempat. dia manjadi tergila gila dan selalu menyebut nama alloh. dan gusti alloh pun mengetahui tentang cinta si doel ini, maka gusti alloh memberinya petunjuk bahwa kalau dia ingin menemui gusti alloh maka syaratnya adalah hatinya hanya boleh di isi nama alloh, tidak boleh ada yg lain selain gusti alloh. dan sebagai ujian akhirnya dia harus mau membunh dirinya, maksudnya membunuh nafsunya, jika selama ini dia masih mendekati gusti alloh dengan menggunakan nafsunya, mendekati gusti alloh karena keindahan ataupun karena kekuasaannya, maka yg berikutnya dia harus mendekat kepada gusti alloh semata-mata karena alloh, bukan lagi karena keindahan ataupun sifat sifatnya, melainkan mengenal gusti alloh apa adanya, gusti alloh yg tidak dapat digambarkan dengan angan angan manusia, hanya gusti alloh ta'ala.

dan saat hal itu tercapai maka mas doel pun menjadi mas abdullah, menjadi seorang hamba alloh.
laa ilaaha illa allooh.

Rabu, 03 April 2013

nasehat dari mbah demang


ebuah nasehat dari mbah demang rejo taruno :

kalau kamu jadi seorang pemimpin, jangan marah kalau kamu disalahkan orang, apalagi disalahkan oleh anak buahmu, yah memang begitulah jadi pemimpin, jadi tumpuan kesalahan.

sebenarnya mereka menyalahkanmu itu karena harapan mereka terlalu tinggi kepadamu, tanpa sadar mereka begitu menggantungkan harapan masa depan cerah dengan cara mengikuti kamu, jadi jangan heran kalau akhirnya mereka marah kepadamu karena ternyata kamu tidak sehebat dan sesempurna seperti yang mereka harapkan. mereka menggantungkan masa depan mereka kepadamu dengan harapan akan mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

karena itu jangan memberikan janji yang muluk-muluk kepada mereka.
tugas seorang pemimpin adalah menunjukkan bahwa di depan sana ada masa depan cerah, tugas selanjutnya adalah memberdayakan mereka supaya mereka bisa membawa diri mereka sendiri untuk mencapai cita-cita mereka.
tugasmu hanyalah membimbing mereka, selanjutnya ya tergantung mereka sendiri.
........................................

Minggu, 31 Maret 2013

nasehat dari mbah sastro


sebuah nasehat dari mbah sastro pecel (bakul nasi pecel):

"nak yen mangan kuwi kudu dientekne, yen ora mengko ndak pitikmu mati"
(nak kalau kamu makan itu harus dihabiskan, kalau tidak nanti ayammu mati)

maksudnya itu kalau kita makan itu ya harus dihabiskan makanan yg sudah kita ambil dan taruh di piring, kalau tidak dihabiskan maka itu disebut mubazir, menyia-nyiakan rejeki yang sudah diterima, artinya kita tidak mensyukuri rejeki yang sudah diterima, karena tidak bersyukur maka akan mendapat adzab/hukuman berupa 'ayamnya' mati, ayam jaman dulu adalah salah satu sarana untuk menambah penghasilan keluarga dengan menjual telur maupun dagingnya, artinya salah satu pintu rejekinya akan "mati" atau ditutup salah satu pintu rejekinya.
barangsiapa mensyukuri nikmat yang diberikan maka akan ditambahi nikmatnya, barangsiapa mengkufuri/tidak mensyukurinya maka sesungguhnya adzab/hukuman dari alloh itu sangat berat.

salah satu makna lainnya adalah supaya kita pandai mengukur diri, makanlah sesuai kebutuhanmu, ukurlah kebutuhanmu, jangan berlebihan, kalau soal makan saja sudah diukur maka itu artinya kita diajari supaya mampu mengukur kebutuhan lainnya.

Jumat, 29 Maret 2013

nasehat dari mbah imron


sebuah nasehat dari mbah imron :

andai saja manusia itu bisa melihat apa yang terjadi dengan makanan yang mereka makan kemudian beredar dalam tubuhnya, manusia itu akan berhati-hati dengan apa yang dia makan.

makanan yang haram itu biasanya hanya kan menimbulkan kerusakan pada tubuh fisik semata, sedangkan makanan haram yang didapatkan dari rejeki yang haram akan merusak tubuh dan jiwa manusia.

makanan yang halal yang didapatkan dari rejeki yang haram akan mengakibatkan kerusakan pada jiwa manusia.

jika anak-anakmu mulai berani menentangmu padahal kamu mengajak kebaikan, jika tidak menghormatimu, atau bahkan berani menghujatmu....... hmmm jangan buru-buru menyalahkan dia atau menyalahkan orang yang telah mendidiknya, cobalah teliti dulu..... mungkin sebagian makanan yang masuk ke tubuhnya berasal dari rejeki yang haram......

hati-hatilah dengan makananmu, jagalah dirimu dan keluargamu dari rejeki yang haram.

nasehat dari mbah imron


sebuah nasehat dari mbah imron :

andai saja manusia itu bisa melihat apa yang terjadi dengan makanan yang mereka makan kemudian beredar dalam tubuhnya, manusia itu akan berhati-hati dengan apa yang dia makan.

makanan yang haram itu biasanya hanya kan menimbulkan kerusakan pada tubuh fisik semata, sedangkan makanan haram yang didapatkan dari rejeki yang haram akan merusak tubuh dan jiwa manusia.

makanan yang halal yang didapatkan dari rejeki yang haram akan mengakibatkan kerusakan pada jiwa manusia.

jika anak-anakmu mulai berani menentangmu padahal kamu mengajak kebaikan, jika tidak menghormatimu, atau bahkan berani menghujatmu....... hmmm jangan buru-buru menyalahkan dia atau menyalahkan orang yang telah mendidiknya, cobalah teliti dulu..... mungkin sebagian makanan yang masuk ke tubuhnya berasal dari rejeki yang haram......

hati-hatilah dengan makananmu, jagalah dirimu dan keluargamu dari rejeki yang haram.

nasehat dari mbah imron


sebuah nasehat dari mbah imron :

andai saja manusia itu bisa melihat apa yang terjadi dengan makanan yang mereka makan kemudian beredar dalam tubuhnya, manusia itu akan berhati-hati dengan apa yang dia makan.

makanan yang haram itu biasanya hanya kan menimbulkan kerusakan pada tubuh fisik semata, sedangkan makanan haram yang didapatkan dari rejeki yang haram akan merusak tubuh dan jiwa manusia.

makanan yang halal yang didapatkan dari rejeki yang haram akan mengakibatkan kerusakan pada jiwa manusia.

jika anak-anakmu mulai berani menentangmu padahal kamu mengajak kebaikan, jika tidak menghormatimu, atau bahkan berani menghujatmu....... hmmm jangan buru-buru menyalahkan dia atau menyalahkan orang yang telah mendidiknya, cobalah teliti dulu..... mungkin sebagian makanan yang masuk ke tubuhnya berasal dari rejeki yang haram......

hati-hatilah dengan makananmu, jagalah dirimu dan keluargamu dari rejeki yang haram.

Rabu, 27 Maret 2013

hidup di dunia sebentar saja


ternyata hidup di dunia ini sangatlah sebentar saja....
jaman nabi adam dan nabi nuh umur manusia mencapai 1000 tahun
jaman nabi musa umur manusia mencapai 500 tahun, fir'aun itu berumur 45o tahun
jaman nabi muhamad umur manusia cuman rata-rata 60 sampai 100 tahun

jika dibandingkan dengan masa kehidupan setelah di dunia ini yang tak terhitung lamanya maka masa kehidupan di dunia ini sangatlah sebentar.

mereka yang pernah berumur 500 atau 1000 tahun, ternyata sangatlah sebentar jika dibandingkan dengan kehidupannya di alam kubur.... buktinya mereka sudah mati ribuan tahun yang lalu atau bahkan sudah jutaan tahun yang lalu dan mereka pun masih menunggu datangnya hari kiamat yang entah kapan datangnya, mungkin beberapa tahun lagi atau malah masih beberapa ribu tahun lagi....

sungguh penantian yg sangat lama, yah kalau di alam kubur hidupnya enak sih gak papa.... kata pak yai seperti malam pengantin ya oke oke saja.... lah masalahnya kalau di alam kubur hidupnya susah kan repot juga....

karena itu marilah kita gunakan waktu kita di dunia yang cuman sebentar ini untuk mengumpulkan bekal sebanyak banyaknya untuk perjalanan di kehidupan berikutnya.
......................................................... — di kuburan tua mbah mangun kerto dimejo.

Jumat, 22 Maret 2013

Riba ?


.........Riba ?????......................

hasil diskusi dengan gus bahak :

sepuluh tahun yang lalu pak min berutang 100 juta kepada pak karlan.
sekarang pak min mau mengembalikan uang pak karlan yg 100 juta itu.
pak karlan menganggap uang 100 juta yg dikembalikan pak min itu masih kurang, alasannya karena uang 100 juta 10 tahun yg lalu itu bisa dibelikan sapi 50 ekor, lha kalau sekarang kan cuman dapat 10 ekor sapi.

ini masalah yg sering terjadi dalam utang piutang.

kalau anda utang 100 juta 10 th yg lalu dan dalam perjanjian anda harus mengembalikan menjadi 150 juta maka ini termasuk riba.....

kalau anda utang 100 juta 10 th yg lalu dan sekarang anda mau mengembalikan dengan jumlah 100 juta maka ini menjadi dholim....... karena nilai uangnya sudah sangat berkurang, artinya si penghutang justru merugikan orang yg telah menghutangi dia.

masalah seperti ini terjadi karena uang kita menganut sistem nilai tukar mengambang, jadi supaya adil harus dikonversikan ke dalam nilai tukar yg stabil, dalam hal ini semua negara sepakat bahwa nilai tukar mata uang mereka selalu dirujuk kepada nilai emas cadangan yg mereka miliki, artinya nilai uang itu akan lebih stabil jika dikonversi atau dikurs ke emas.

jadi kalau anda punya utang 100 juta yg jika dikonversi ke emas maka sama dengan nilai emas 100 gram (misalnya) maka supaya adil ya saat anda mengembalikan uang itu maka dikonversi ke nilai emas lebih dulu, jika nilai emas sekarang 100 gram itu sama dengan 150 juta, ya anda harus mengembalikan utang anda jadi 150 juta.

loh, apakah itu tidak termasuk riba ?, sebenarnya tidak, karena diawal tidak dibuat perjanjian bahwa anda utang 100 juta dan sepuluh tahun lagi anda harus mengembalikan jadi 150 juta. justru kalau anda cuman mengembalikan 100 juta maka anda justru berbuat dholim karena nilai uangnya sudah berbeda, sudah berkurang.

karena itu sebagai solusinya, saat anda berutang 100 juta, maka dalam surat perjanjian harus ditulis bahwa utang 100 juta itu dikonversi dengan emas senilai 100 gram, jadi saat nanti anda mengembalikan utang maka yg dihitung adalah utang 100 gram emas, soal nanti jadi berapa uangnya ya tinggal dihitung dengan nilai 100 gram emas pada waktu anda mengembalikan utang.

lha trus gini, kalau saya punya utang 100 juta (100 gram emas), kemudian saya kembalikan senilai 100 gram emas (150 juta saat pemayaran), kemudian saya kasih bonus 20 juta, apakah ini dianggap riba ?..... ya tidak, itu namanya hadiah, itu boleh boleh saja dan sangat dianjurkan oleh kanjeng nabi dan para sahabat, sebagai ungkapan terima kasih karena telah menolong kita saat kita sedang kesusahan, dengan catatan itu dilakukan dengan ikhlas tanpa bermaksud menyuap supaya bisa dapat utangan yang lebih besar lagi, meskipun akhirnya saat kita pinjam uang lagi dengan jumlah yang lebih besar maka dipermudah, tetapi bukan itu tujuannya, tujuannya ya cuman hadiah saja.

Minggu, 17 Maret 2013

mbah kromo


pada suatu hari mbah kromo diprotes oleh seorang pemuda,
"mbah lha kok sampeyan itu pegang tasbeh terus mbah, buat apa ?
orang zikir itu kan tidak perlu pakai tasbeh, nabi aja menghitung zikir dengan jarinya ?".

mbah kromo pun menjawab,
"begini lho mas, karena iman saya ini masih lemah jadi belum bisa seperti kamu yang bisa setiap saat berzikir menyebut nama alloh,
simbah ini kan ingatannya lemah, jadi harus dibantu sesuatu atau alat untuk memudahkan supaya ingat untuk berzikir,
lha kalau simbah ini pegang tasbeh kan simbah jadi ingat untuk berzikir......,
lha kalau kanjeng nabi muhammad itu kan istimewa, setiap saat setiap detik selalu berzikir kepada alloh,
nabi itu cuman menyentuhkan jari-jarinya maka hatinya sudah ingat zikir, bahkan setiap tarikan nafasnya selalu disertai zikir di dalam hati, setiap detak jantungnya disertai zikir dalam hatinya....
lha kalau simbah kan belum bisa begitu.....
kalau pas tidak pegang tasbeh itu simbah sering lalai dari zikir, malah asyik ngobrol atau nonton tv, nonton tv atau ngobrol sih boleh boleh saja asalkan hatinya tidak lalai dari zikir menyebut nama allloh,
itulah kenapa simbah ini masih membutuhkan tasbeh sebagai sarana untuk pengingat supaya berzikir karena ingatan simbah ini masih lemah...".

"bukankah kanjeng nabi mengajarkan bahwa kita ini sebaiknya zikir setiap saat, setiap waktu, saat duduk, berdiri, berjalan, berzikir dengan zikir yang sebanyak-banyaknya"

Rabu, 13 Maret 2013

nasehat dari mbah slamet


sebuah nasehat dari mbah slamet :

barangsiapa menyerahkan segala kebutuhannya kepada alloh, berlindung dan bertawakal kepada-Nya, alloh akan mencukupi kebutuhannya, mendekatkan yang jauh darinya, dan memudahkan segala yang sulit baginya.
barangsiapa mengandalkan ilmu dan akalnya serta bersandar pada kekuatan dan kemampuannya, alloh akan mempersulitnya dan membuatnya gagal. apa yang dinginkan dan dibutuhkannya itu tidak akan mudah didapatkan dan sulit diwujudkan.

apa yang kau minta dan kau inginkan tidak akan terhalang selama dalam mencarinya kau tetap memperhatikan alloh,menghadirkannya dalam hatimu, dan bersandar kepada-Nya agar memudahkan permintaan dan urusanmu.
namun, permintaan itu sulit kau raih bila kau lalai dari-Nya dan bersandar kepada orang orang disekitarmu atau pada kekuatanmu sendiri.

Sabtu, 09 Maret 2013

lik pardi bebek


dialog dengan lik pardi bebek (juragan bebek) ;

bejo bertanya, "lik pardi, kok sampeyan tidak ikut merayakan tahun baru, kenapa ?"

lik pardi menjawab, "apa yang mau dirayakan tho mas ?, toh sama saja tidak ada bedanya tanggal 31 desember atau satu januari itu kan sama saja, kalau pagi ini aku jualan bebek, maka besok pagi 1 januari juga masih jualan bebek, si karlan tetap jadi tukang batu, yu parti tetap menjadi buruh tani.... he he he sama saja...

bejo bertanya,"loh, tapi kan gini lik pardi, kalau tahun baru itu kan ada harapan baru, kita jadi punya harapan tahun depan akan lebih baik dari tahun kemarin...."

lik pardi menjawab , "omong kosong itu, kamu cuman ditipu....
ha ha ha, kalau memang peduli dengan masa depan yang lebih lebih baik, maka seharusnya mereka itu mempersiapkannya setiap hari,
yaitu setiap pergantian hari, dari hari ini dan hari besok, he he he bukannya menyiapkannya setahun sekali.....

kalau kamu setiap malam menjelang pergantian hari itu selalu kamu evaluasi, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari besok harus lebih baik dari hari ini, maka dijamin kamu akan lebih sukses.....

he he he bukannya tahun besok harus lebih baik dari tahun ini..... ha ha ha, secara teori sih itu bagus, tapi lihat apa kenyataannya... itu semua cuman mimpi.....

coba kamu perhatikan apa yang dilakukan orang orang yg tertipu mimpi itu, mereka membuat resolusi untuk tahun depan, wah luar biasa, tapi coba perhatikan seminggu lagi juga mereka udah lupa dan akan kembali seperti tahun tahun kemarin.....

ha ha ha, seharusnya kalau pingin lebih maju dan lebih sukses itu mereka membuat resolusi harian dan merayakan setiap pergantian hari......
misalnya, hari ini mampu berjalan kaki 1 km, ya besok tinggal kasih target tambah 10 meter aja, kalau itu dialakukan tiap pergantian hari maka dalam setahun sudah ada kemajuan luar biasa.....

yang tukang batu misalnya hari ini bisa menyusun 200 batu bata, maka besoknya ditingkatkan menjadi 201 batu bata, itu sudah luar biasa....

yang pedagang misalnya hari ini dapet omzet 2 juta maka besok tinggal ditingkatkan menjadi 2 juta lebih sepuluh ribu, itu sudah luar biasa kalau setiap hari membuat resolusi untuk peningkatan.... ini lebih riil, lebih nyata, bukan sekedar mimpi mimpi yang tak pernah dicapai...."

............................................
wah, kalau dipikir-pikir benar juga perkataan lik pardi bebek ini, harusnya slogannya adalah "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini", nah cuman sayangnya jarang sekali kita ini ketemu orang yang mau mengajari dan mempraktekkanya secara nyata....

 kalau saja setiap orang mau menunggu setiap pergantian hari seperti dia menyiapkan malam pergantian tahun, dengan evaluasi dan rencana rencana perbaikan, maka bisa diharapkan dia kan memperoleh kesuksesan, yah minimal kemajuan dalam hidupnya........ itu kata lik pardi bebek.

Selasa, 05 Maret 2013

nasehat syekh yusuf


salah satu nasehat syekh yusuf al taj al makasari , dalam zubdat al-asror fi tahqiq ba'da masyarib al-akhyar :

"bahwa setiap wali diantara wali-wali alloh ta'ala dan para arif yang mengenalNYa swt, mempunyai kesibukan dan mempunyai kebiasaan tertentu.
kesibukan yang paling baik adalah kebersamaan dengan alloh, dan sebaik-baik kebiasaan adalah menyebut nama alloh yang maha mulia (berzikir)."

Jumat, 01 Maret 2013

nasehat mbah slamet :


nasehat mbah slamet :

sudah menjadi kebiasaan orang yang sedang jatuh cinta, orang yang sedang mencinta itu memuji orang yang sedang dicintainya.....
demikian juga para pecinta alloh........ mereka sibuk memuji muji alloh .... dengan zikirnya....

Rabu, 27 Februari 2013

nasehat mbah slamet :


nasehat mbah slamet :

kanjeng rosul pernah menasehatkan : " iman seseorang yang paling baik, ialah mengetahui bahwa alloh bersamanya di mana pun ia berada".
hal ini juga ditegaskan di dalam surah al hadid, 4, "dan Dia (alloh) bersama kamu di mana saja kamu berada".

jadi di alam zikirmu, kamu harus menyadari bahwa ada alloh bersamamu, karena itu kamu harus menjaga sopan santunmu karena ada alloh bersamamu.......

sebelum seorang murid itu belajar berbagai macam zikir yang lebih panjang dan lebih rumit, maka hal dasar yang harus dipelajarinya adalah melatih kesadaran bahwa alloh itu bersamanya...... karena itulah zikir awal sebagai permulaan yang tepat , sesuai yang diajarkan oleh para ulama sufi adalah : "allohu ma'i" dilakukan dengan kesadaran dan memahami artinya yaitu 'alloh bersamaku'........ zikir ini diulang ulang terus menerus sampai benar-benar tertanamkan di dalam hati, sampai menjadi otomatis atau menjadi semacam gerak reflek (dalam hal ini ucapannya) ......

itulah hal paling mendasar yang harus dijalani seorang murid..... sebelum dia belajar hal lainnya. namun demikian, mempelajari hal yang mendasar ini saja sudah lebih dari cukup jika benar benar dilaksanakan, dan yang pasti fadhilahnya sangat besar sekali....

Sabtu, 23 Februari 2013

salah paham


banyak orang salah paham dengan sufi atau ahli tasawuf , dan tidak sedikit juga yg menuduhnya sebagai bid'ah atau bahkan menuduhnya sesat.....

hal ini bisa dimaklumi karena mereka hanya melihat perilaku atau apa yg diajarkan oleh orang sufi itu cuman sebagian saja...... mereka cuman datang di pengajian tasawuf satu atau dua kali kemudian mengambil kesimpulan bahwa tasawuf sesat....

yah kalau seperti itu ya harap dimaklumi, kalau memang mereka itu ingin tahu atau belajar tasawuf maka seharusnya mengikuti pengajian itu dari awal sampai selesai, dari pelajaran hari pertama sampai dengan akhir semesternya (maaf mengambil istilah anak sekolahan jaman sekarang).....
he he he , ya tidak fair manakala cuman belajar satu atau dua kali, apalagi belajarnya tidak berurutan trus kemudian berani mengambil sebuah kesimpulan.....
ini namanya kurang bijak, apalagi kalau sudah berani berpendapat menyesatkan...... sebenarnya bukan orang sufi atau ahli tasawuf yg sesat, melainkan dia sendiri yg sesat karena belajarnya belum selesai, karena ilmunya belum lengkap tetapi sudah mengambil kesimpulan...

mereka ahli tasawuf itu punya logika berpikir yg mungkin berbeda dengan orang umum.
menurut ahli tasawuf, kita hidup di dunia ini cuman mampir minum dalam sebuah perjalan panjang, kita di dunia ini cuman mampir sebentar cuman dalam waktu 1 sampai 3 jam dalam hitungan waktu akherat, dan dalam waktu yg demikian singkat ini kita disuruh untuk memanfaatkannya untuk mencari bekal amal ibadah untuk perjalanan berikutnya ke akherat yg kehidupannya jauh lebih lama, bisa jutaan tahun dibandingkan dengan waktu di dunia yang cuman 1 sampai 3 jam itu....

makanya jangan heran apalagi menuduh sesat cuman karena ahli tasawuf itu lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berzikir dan beribadah......

jangan kemudian menuduh mereka sebagai orang yg malas bekerja, apalagi kemudian tuduhan itu kita perkuat dengan dalil hadis yg mengatakan bahwa orang malas itu temannya setan, trus berarti orang sufi itu teman setan, berarti sufi itu sesat karena mengajarkan kemalasan, kemalasan adalah ajaran setan.......
wah kalau begini caranya ini sudah ngawur sekali....

bayangkan saja.... basic pemikirannya aja udah beda jauh, orang sufi (tasawuf) itu tujuan hidupnya ibadah bukan bekerja, bagi mereka yg namanya bekerja itu ya ibadah itu, karena mereka tidak membutuhkan harta dunia, mereka juga tidak menginginkan punya mobil mewah seperti kita..... mereka juga bukan pemalas, buktinya mereka menggunakan waktu mereka untuk ibadah....
dan mereka meyakini bahwa semua kebutuhannya sudah dijamin dipenuhi oleh gusti alloh, entah bagaimana pun caranya... dan kebutuhan mereka juga sangat sederhana, cuman sekedar makan untuk menjaga supaya tubuh yg merupakan amanah ini tidak rusak atau menjadi mati disengaja karena kekurangan unsur unsur yg bisa menjaganya tetap sehat....

lha kalau latar belakang dan basic pemikirannya aja udah beda dengan anda, trus kemudian anda mengajak orang sufi itu untuk membangun daulah islamiyah, membangun masyarakat madani, membangun penegakan hukum, membangun bangsa yang berkeadilan sosial bagi semua rakyatnya ???? ya anda yg salah cari orang, bisa sih cuman tidak pas saja, karena untuk mengurus itu semua butuh waktu yg sangat banyak, sedangkan waktu terbanyak yg dimiliki orang sufi itu lebih senang dipakai buat ibadah dan zikir, bukan buat ngurusi negara..... jadi jangan salah mengajak orang.

dan masih banyak lagi salah pemahaman terhadap orang sufi atau ahli tasawuf lainnya, ya itu... karena basic pemikiran , logika berpikirnya berbeda, dan kita yg belum mengerti mereka tetapi buru-buru menuduh mereka salah ....

misalnya, sedikit lagi nih.... ada yg bilang kalau orang belajar tasawuf itu, dia akan kehilangan akalnya (pemikirannya)......
kalau hal ini tidak dijelaskan wah bisa repot....
kata-kata itu memang benar, tetapi perlu penjelasan, tidak bisa dipotong sampai segitu saja, ini tidak fair namanya.....
yang dimaksud hilang akalnya itu adalah saat seorang murid belajar kepada guru (sufi)maka dia harus menghilangkan akalnya (penegetahuan yg dimilikinya) untuk sementara waktu, artinya semua ilmu yg sudah diketahuinya harus disimpan dulu, karena kita akan sulit belajar kalau merasa sudah tahu, orang belajar itu harus merasa ingin tahu, kalau ingin tahu itu dasarnya adalah belum tahu..... saat kita pura purabelum tahu dan merasa ingin tahu, maka saat mendapat pelajaran yg mungkin pernah kita terima sebelumnya, maka kita akan mendapatkan sebuah pemahaman baru yg mungkin lebih atau berbeda dengan pemahaman yg sudah kita miliki....

dalam tingkatan yg lebih tinggi, kita harus meninggalkan akal kita yg didasari cuman pemahaman ilmu yg sangat-sangat sedikit ini , untuk bisa memahami ilmu alloh yg jauh jauh sangat sangat luas tiada tara......

nah gimana ? bingung tho? sama...... he he he makanya jangan buru-buru menyimpulkan suatu hal kalau memang kita tidak mengetahui semua latar belakangnya......

sebenarnya tidak ada yg salah dalam hal ini, cuman beda pemahaman aja....

Selasa, 12 Februari 2013

sebuah nasehat


sebuah nasehat dari mbah slamet :

mebaca qur'an itu adalah hal baik dan dianjurkan oleh kanjeng nabi muhammad saw,
demikian juga berzikir menyebut nama alloh juga hal yg dianjurkan kanjeng nabi,
mendoakan orang tua baik dia masih hidup atau sudah meninggal juga hal yg dianjurkan kanjeng nabi,
memuliakan tamu dengan menyuguhkan hidangan terbaik juga hal yg dianjurkan kanjeng nabi,
bersilaturahmi baik kita yg bertamu maupun mengundang orang datang ke rumah kita juga hal yg dianjurkan kanjeng nabi,
bersedekah dengan makanan juga hal yg dianjurkan oleh kanjeng nabi,
meminta orang lain mendoakan kita ataupun mendoakan orang yg kita dan keluarga kita juga hal yg dianjurkan kanjeng nabi,

pertanyaanya ?:

apakah aku hanya boleh melakukan perbuatan baik diatas itu hanya boleh satu dulu dilakukan trus kemudian baru melakukan yg berikutnya ?

apakah tidak boleh jika aku ingin melakukan semua perbuatan baik yg dianjurkan oleh kanjeng nabi itu secara bersama-sama, secara bersamaan sekaligus ?

apakah tidak boleh jika kemudian supaya lebih mudah menyebut semua amalan baik itu kemudian akau menyebutnya sebagai tahlilan karena disana ada zikir tahlil laa ilaaha illa alloh yg disebutkan ?, atau aku sebut dengan nama slametan karena didalamnya ada permohonan doa supaya selamat di dunia dan akherat?

memang benar tahlilan adalah sebuah nama yg baru yg mungkin belum ada di jaman kanjeng nabi, mungkin dijaman itu istilah yg ada adalah tasyakuran?

tetapi bukankah kanjeng nabi itu juga bijaksana, dia juga menghormati adat maupun sopan santun di suatu daerah, bukankah di daerah daerah tertentu yg namanya kematian itu adalah hal yg menyedihkan ?
trus apakah tidak akan menyinggung perasaan warga disitu jika kumpulan doa, zikir, sedekahan, memuliakan tamu itu kemudian kita sebut dengan nama tasyakuran ?

mungkin memang yg benar adalah tasyakuran, itu bagi mereka yg telah nyampai ilmunya yg sudah paham bahwa kematian adalah pintu untuk memulai perjalanan berikutnya untuk bertemu gusti alloh...... tapi kan kita sendiri sebagian besar juga belum nyampai ke situ ?

tahlilan memang dari segi namanya merupakan hal yg baru, tapi dari segi isinya adalah amalan yg sudah lama yg dianjurkan oleh kanjeng nabi....
trus ngapain kita terjebak meributkan soal nama ?, kalau anda tidak suka namanya tahlilan ya tidak apa apa, kamu boleh menyebutnya syukuran, toh yg penting kamu tetap melakukan amalan zikir, sedekah, memuliakan tamu, silaturahmi.....
tapi juga jangan menyalahkan mereka yg lebih suka menyebut kumpulan amal kebaikan itu dengan nama tahlilan, maupun slametan.....

yang jadi masalah adalah kamu tidak mau dengan nama tahlilan trus kemudian kamu melarangnya, dan lebih parah lagi kamu juga tidak mau melakukan amalan amalan kebaikan yg ada dalam tahlilan itu seperti zikir, sedekah, memuliakan tamu, silaturahmi, mendoakan orang tua, mendoakan orang lain dan lain sebagainya?
..... bukankah itu sama saja artinya dengan kamu melarang apa-apa yg dianjurkan oleh kanjeng nabi ?
.... bukankah kamu sendiri yg mengatakan bahwa apa apa yg dianjurkan oleh kanjeng nabi maka kita tidak boleh melarangnya ?

......................................................................
ilmu agama itu tidak cukup cuma dihafalkan saja, tetapi juga perlu direnungkan dan dipahami maksud isi dan tujuannya, kemudian diamalkan dengan bijaksana...


sudah menjadi kebiasaan disuatu daerah jika kita mengundang orang datang ke rumah kita maka akan ada pertanyaan ada acara apa ?

mereka bertanya itu untuk membedakan, karena banyaknya acara pertemuan, ada acara pertemuan RT, rapat musyawarah kampung, acara syukuran , acara syukuran pernikahan dan lain sebagainya....

akan terdengar aneh saat kita mengundang orang maupu tetangga supaya datang ke rumah kita untuk acara syukuran atas meninggalnya orang tua kita ?????? karena kita bersyukur atas meninggalnya orang tua kita ???

bukankah akan lebih bijaksana dan enak terdengar jika kita mengundang tetangga untuk datang ke rumah kita dalam acara slametan ? mendoakan keselamatan orang tua kita yg sudah meninggal dunia ??
atau acara tahlilan, jadi orang tau kalau acaranya nanti itu berzikir laa ilaaha illa alloh dan amalan lainnya dan tujuannya untuk mendoakan orang tua kita yg meninggal dunia.........?